{"id":724,"date":"2022-07-25T13:23:59","date_gmt":"2022-07-25T06:23:59","guid":{"rendered":"https:\/\/nimbus9.tech\/nimbus9-blog\/?p=724"},"modified":"2025-09-29T15:51:54","modified_gmt":"2025-09-29T08:51:54","slug":"aset-lancar-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/","title":{"rendered":"Aset Lancar: Arti, Jenis &#038; Bedanya dengan Aset Tidak Lancar"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #000000;color:#000000\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #000000;color:#000000\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/#Apa_itu_Aset_Lancar\" >Apa itu Aset Lancar?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/#Jenis-Jenis_Aset_Lancar\" >Jenis-Jenis Aset Lancar<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/#1_Kas_dan_Setara_Kas\" >1. Kas dan Setara Kas<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/#2_Persediaan\" >2. Persediaan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/#3_Piutang\" >3. Piutang<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/#4_Investasi_Jangka_Pendek_Sementara\" >4. Investasi Jangka Pendek (Sementara)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/#5_Biaya_Dibayar_di_Muka\" >5. Biaya Dibayar di Muka<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/#Cara_Menghitung_Aset_Lancar\" >Cara Menghitung Aset Lancar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/#Perbedaan_Aset_Lancar_dan_Aset_Tidak_Lancar\" >Perbedaan Aset Lancar dan Aset Tidak Lancar<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n\n<p>Aset lancar adalah salah satu komponen penting yang ada dalam perhitungan <a href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/nimbus9-blog\/cara-membuat-laporan-keuangan\/\"><strong>laporan keuangan<\/strong><\/a> sebuah perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Aset lancar biasanya juga disebut sebagai aset jangka pendek. Adapun contoh aset lancar adalah alat-alat perlengkapan yang hanya dapat dipakai kurang dari satu tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis aset ini kerap disamakan dengan aset tetap, padahal nyatanya kedua hal tersebut sangatlah berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk simak pembahasan selengkapnya mulai dari pengertian aset lancar, jenis, rumus, hingga contohnya di bawah ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_itu_Aset_Lancar\"><\/span><strong>Apa itu Aset Lancar?<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Singkatnya, aset lancar adalah segala bentuk kekayaan perusahaan yang dapat langsung dikonversikan menjadi uang tunai atau kas.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan kata lain, aset lancar adalah jenis aktiva yang dapat diukur dengan perhitungan pasti menggunakan satuan nilai mata uang.<\/p>\n\n\n\n<p>Aktiva yang dikategorikan sebagai aset lancar biasanya bersifat jangka pendek, yakni hanya dalam periode kurang dari satu tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Aset lancar memiliki beragam jenis. Tetapi secara umum, aset lancar terdiri dari 4 ciri-ciri berikut.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Umumnya berupa uang tunai atau kas.<\/li>\n\n\n\n<li>Disimpan untuk kemudian diperjualbelikan kembali.<\/li>\n\n\n\n<li>Mudah untuk diperjualbelikan atau dimanfaatkan dalam jangka waktu di bawah 1 tahun.<\/li>\n\n\n\n<li>Masa pencairan cenderung pendek, sehingga bisa digunakan dalam kurun waktu 12 bulan setelah akhir periode neraca.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Aset_Lancar\"><\/span><strong>Jenis-Jenis Aset Lancar<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Seperti disebutkan sebelumnya, aset lancar terdiri dari beragam jenis. Apa saja itu? Berikut beberapa di antaranya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Kas_dan_Setara_Kas\"><\/span><strong>1. Kas dan Setara Kas<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis yang pertama dari aset lancar adalah kas dan setara kas. Kategori ini meliputi uang tunai serta mata uang yang tersimpan dalam rekening giro.<\/p>\n\n\n\n<p>Kas biasanya digunakan secara langsung untuk operasional perusahaan, di mana proses pencairannya tergolong cepat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/nimbus9-blog\/manajemen-aset-adalah\/\"><strong>Apa itu Manajemen Aset, Tujuan, Siklus &amp; Manfaat bagi Bisnis<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Persediaan\"><\/span><strong>2. Persediaan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Persediaan tergolong sebagai aset lancar, yakni sejumlah barang yang belum terjual dan memiliki nilai ekonomi. Sehingga, bila persediaan tersebut dijual, maka perusahaan mendapat kas masuk.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh aset lancar yang tergolong persediaan ialah mencakup bahan baku, suku cadang produk, produk jadi, dan jasa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Piutang\"><\/span><strong>3. Piutang<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Piutang juga termasuk salah satu dari jenis-jenis aset lancar. Piutang merupakan tagihan terhadap pelanggan yang membeli produk secara kredit.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kata lain, piutang adalah setara kas, namun belum dibayarkan oleh pelanggan. Pembayaran dari piutang biasanya sesuai kesepakatan dua belah pihak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Investasi_Jangka_Pendek_Sementara\"><\/span><strong>4. Investasi Jangka Pendek (Sementara)<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis lainnya dari aset lancar adalah investasi sementara atau bersifat jangka pendek. Artinya, aset tersebut bisa dicairkan dalam kurun waktu 1 tahun sejak tanggal neraca.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun contoh aset lancar satu ini ialah surat berharga, mulai dari obligasi, saham, deposito bulanan, wesel tagih, dan semacamnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Biaya_Dibayar_di_Muka\"><\/span><strong>5. Biaya Dibayar di Muka<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Biaya dibayar di muka berarti jenis pembayaran yang dilakukan di awal atau telah dijadwalkan akan diterima pada masa mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini biasanya ditujukan agar mengurangi beban perusahaan pada akhir periode, sehingga perusahaan pun membayarkan kewajibannya lebih awal.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh aset lancar ini seperti alat tulis kantor, premi asuransi, atau bunga.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Menghitung_Aset_Lancar\"><\/span><strong>Cara Menghitung Aset Lancar<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk menghitung jumlah aset lancar, Anda tinggal menjumlahkan keseluruhannya. Adapun rumus aset lancar adalah sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Aset Lancar = Kas + Setara Kas + Persediaan + Piutang + Investasi Sementara + Biaya DIbayar di Muka<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/nimbus9-blog\/biaya-operasional-adalah\/\"><strong>Pengertian Biaya Operasional, Jenis, dan Cara Menghitungnya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Aset_Lancar_dan_Aset_Tidak_Lancar\"><\/span><strong>Perbedaan Aset Lancar dan Aset Tidak Lancar<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Lalu, apa bedanya aset lancar dengan aset tidak lancar? Bila aset lancar adalah jenis aktiva yang dapat langsung dicairkan dalam waktu singkat, maka aset tidak lancar adalah sebaliknya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ya, aset tidak lancar merupakan jenis aktiva yang tidak bisa langsung dicairkan menjadi uang tunai dan memerlukan waktu cukup lama untuk bisa diperdagangkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Aset tidak lancar biasanya dibeli oleh perusahaan untuk menunjang operasional bisnis. Sementara, fungsi aset lancar adalah sebagai simpanan pendanaan atau perputaran kas.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, aset tidak lancar disebut sebagai aset jangka panjang, di mana ia tidak bisa diukur dengan satuan nilai mata uang selayaknya aset lancar.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun jenis-jenis aset tidak lancar di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/nimbus9-blog\/aset-tetap-adalah\/\"><strong>Aset tetap<\/strong><\/a>, yakni aset yang dibeli untuk operasional perusahaan dan nilainya terus berubah sepanjang waktu. Contohnya seperti mesin, gedung, tanah, mobil, dan lain-lain.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Aset tidak berwujud<\/strong>, yakni aset yang secara fisik tidak terlihat namun memiliki manfaat. Contohnya ialah hak paten, hak cipta, hak kontrak, hak merek dagang, franchise, dan sebagainya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Investasi jangka panjang<\/strong>, baik itu berupa aset tetap maupun tidak tetap. Contohnya saham, surat utang negara, dan obligasi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Itu dia penjelasan mengenai apa itu aset lancar, contoh, dan bedanya dengan aset tidak lancar.<\/p>\n\n\n\n<p>Bisa dikatakan, aset lancar adalah segala sesuatu milik perusahaan yang dapat diubah menjadi uang tunai dan masuk dalam kas.<\/p>\n\n\n\n<p>Jumlah aset tetap biasanya menunjukkan likuiditas perusahaan, sehingga pengelolaannya cukup penting untuk diperhatikan<\/p>\n\n\n\n<p>Mengenai hal itu, Anda mungkin memerlukan sistem komprehensif untuk membantu manajemen aset perusahaan, seperti <a href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/\"><strong>aplikasi Nimbus9<\/strong><\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Nimbus9 merupakan aplikasi yang telah terintegrasi dengan sistem ERP, sehingga proses pencatatan maupun pelaporan keuangan perusahaan akan jauh lebih mudah, akurat, dan efisien.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan, Anda juga bisa menyimpan berbagai laporan beserta dokumennya ke dalam arsip digital pada sistem Nimbus9.<\/p>\n\n\n\n<p>Hubungi tim kami untuk informasi lebih lanjut mengenai manajemen properti.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/nimbus9-blog\/laba-ditahan-adalah\/\"><strong>Apa itu Laba Ditahan? Ini Pengertian, Fungsi &amp; Cara Hitungnya<\/strong><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aset lancar adalah salah satu komponen penting yang ada dalam perhitungan laporan keuangan sebuah perusahaan. Aset lancar biasanya juga disebut sebagai aset jangka pendek. Adapun contoh aset lancar adalah alat-alat perlengkapan yang hanya dapat dipakai kurang dari satu tahun. Jenis aset ini kerap disamakan dengan aset tetap, padahal nyatanya kedua hal tersebut sangatlah berbeda. Yuk&hellip;&nbsp;<a href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/\" rel=\"bookmark\">Read More &raquo;<span class=\"screen-reader-text\">Aset Lancar: Arti, Jenis &#038; Bedanya dengan Aset Tidak Lancar<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":725,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"","neve_meta_content_width":0,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[24],"tags":[],"class_list":["post-724","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akuntansi-keuangan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Aset Lancar: Arti, Jenis &amp; Bedanya dengan Aset Tidak Lancar<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Aset lancar adalah kekayaan perusahaan yang dapat diuangkan dalam waktu singkat. Kenali contoh serta perbedaannya dengan aset tidak lancar berikut ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Aset Lancar: Arti, Jenis &amp; Bedanya dengan Aset Tidak Lancar\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Aset lancar adalah kekayaan perusahaan yang dapat diuangkan dalam waktu singkat. Kenali contoh serta perbedaannya dengan aset tidak lancar berikut ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog Nimbus9\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/Official.Nimbus9\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-25T06:23:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-29T08:51:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/76.13.22.239\/nimbus9-blog\/wp-content\/uploads\/aset-lancar-adalah.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"534\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nimbus9 Editorial\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nimbus9 Editorial\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/aset-lancar-adalah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/aset-lancar-adalah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nimbus9 Editorial\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c8372eae79c8564d6b7e182c4bc610e2\"},\"headline\":\"Aset Lancar: Arti, Jenis &#038; Bedanya dengan Aset Tidak Lancar\",\"datePublished\":\"2022-07-25T06:23:59+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-29T08:51:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/aset-lancar-adalah\\\/\"},\"wordCount\":792,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/aset-lancar-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/aset-lancar-adalah.webp\",\"articleSection\":[\"Akuntansi &amp; Keuangan\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/aset-lancar-adalah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/aset-lancar-adalah\\\/\",\"name\":\"Aset Lancar: Arti, Jenis & Bedanya dengan Aset Tidak Lancar\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/aset-lancar-adalah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/aset-lancar-adalah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/aset-lancar-adalah.webp\",\"datePublished\":\"2022-07-25T06:23:59+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-29T08:51:54+00:00\",\"description\":\"Aset lancar adalah kekayaan perusahaan yang dapat diuangkan dalam waktu singkat. Kenali contoh serta perbedaannya dengan aset tidak lancar berikut ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/aset-lancar-adalah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/aset-lancar-adalah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/aset-lancar-adalah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/aset-lancar-adalah.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/aset-lancar-adalah.webp\",\"width\":800,\"height\":534,\"caption\":\"aset lancar\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/aset-lancar-adalah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Aset Lancar: Arti, Jenis &#038; Bedanya dengan Aset Tidak Lancar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Blog Nimbus9\",\"description\":\"Informasi Properti Manajemen\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Blog Nimbus9\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/logo-green.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/logo-green.png\",\"width\":220,\"height\":84,\"caption\":\"Blog Nimbus9\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/Official.Nimbus9\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/nimbus9.official?igshid=8m02mw96xo9x\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/nimbus9-official\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c8372eae79c8564d6b7e182c4bc610e2\",\"name\":\"Nimbus9 Editorial\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/36c611cffe82f42f56fa595b08b59467d89f09c2cbb34648747710cfffb66bc5?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/36c611cffe82f42f56fa595b08b59467d89f09c2cbb34648747710cfffb66bc5?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/36c611cffe82f42f56fa595b08b59467d89f09c2cbb34648747710cfffb66bc5?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nimbus9 Editorial\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/nimbus9-blog\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/nimbus9.tech\\\/blog\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Aset Lancar: Arti, Jenis & Bedanya dengan Aset Tidak Lancar","description":"Aset lancar adalah kekayaan perusahaan yang dapat diuangkan dalam waktu singkat. Kenali contoh serta perbedaannya dengan aset tidak lancar berikut ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Aset Lancar: Arti, Jenis & Bedanya dengan Aset Tidak Lancar","og_description":"Aset lancar adalah kekayaan perusahaan yang dapat diuangkan dalam waktu singkat. Kenali contoh serta perbedaannya dengan aset tidak lancar berikut ini.","og_url":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/","og_site_name":"Blog Nimbus9","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/Official.Nimbus9","article_published_time":"2022-07-25T06:23:59+00:00","article_modified_time":"2025-09-29T08:51:54+00:00","og_image":[{"width":800,"height":534,"url":"http:\/\/76.13.22.239\/nimbus9-blog\/wp-content\/uploads\/aset-lancar-adalah.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Nimbus9 Editorial","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Nimbus9 Editorial","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/"},"author":{"name":"Nimbus9 Editorial","@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/#\/schema\/person\/c8372eae79c8564d6b7e182c4bc610e2"},"headline":"Aset Lancar: Arti, Jenis &#038; Bedanya dengan Aset Tidak Lancar","datePublished":"2022-07-25T06:23:59+00:00","dateModified":"2025-09-29T08:51:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/"},"wordCount":792,"publisher":{"@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-content\/uploads\/aset-lancar-adalah.webp","articleSection":["Akuntansi &amp; Keuangan"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/","url":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/","name":"Aset Lancar: Arti, Jenis & Bedanya dengan Aset Tidak Lancar","isPartOf":{"@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-content\/uploads\/aset-lancar-adalah.webp","datePublished":"2022-07-25T06:23:59+00:00","dateModified":"2025-09-29T08:51:54+00:00","description":"Aset lancar adalah kekayaan perusahaan yang dapat diuangkan dalam waktu singkat. Kenali contoh serta perbedaannya dengan aset tidak lancar berikut ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-content\/uploads\/aset-lancar-adalah.webp","contentUrl":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-content\/uploads\/aset-lancar-adalah.webp","width":800,"height":534,"caption":"aset lancar"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/aset-lancar-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Aset Lancar: Arti, Jenis &#038; Bedanya dengan Aset Tidak Lancar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/#website","url":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/","name":"Blog Nimbus9","description":"Informasi Properti Manajemen","publisher":{"@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/#organization","name":"Blog Nimbus9","url":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-content\/uploads\/logo-green.png","contentUrl":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-content\/uploads\/logo-green.png","width":220,"height":84,"caption":"Blog Nimbus9"},"image":{"@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/Official.Nimbus9","https:\/\/www.instagram.com\/nimbus9.official?igshid=8m02mw96xo9x","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/nimbus9-official"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/#\/schema\/person\/c8372eae79c8564d6b7e182c4bc610e2","name":"Nimbus9 Editorial","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/36c611cffe82f42f56fa595b08b59467d89f09c2cbb34648747710cfffb66bc5?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/36c611cffe82f42f56fa595b08b59467d89f09c2cbb34648747710cfffb66bc5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/36c611cffe82f42f56fa595b08b59467d89f09c2cbb34648747710cfffb66bc5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nimbus9 Editorial"},"sameAs":["https:\/\/nimbus9.tech\/nimbus9-blog"],"url":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/724","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=724"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/724\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1969,"href":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/724\/revisions\/1969"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/725"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=724"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=724"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nimbus9.tech\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=724"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}