Beranda » Apa itu Investasi Properti? Berikut Keuntungan dan Caranya

Apa itu Investasi Properti? Berikut Keuntungan dan Caranya

Investasi properti

Apakah Anda tertarik melakukan investasi namun masih bingung menentukan di bidang apa? Mengapa tak mencoba investasi properti saja.

Investasi properti adalah salah satu jenis investasi yang semakin dilirik masyarakat pasalnya return of investment atau ROI-nya cukup menjanjikan.

Bagaimana tidak, Anda pasti tahu bahwa semakin hari, harga properti semakin naik.

Bayangkan bila Anda membeli properti di tahun ini, berapa banyak keuntungan yang akan Anda peroleh 10 tahun mendatang? Tentu sangat lumayan, bukan?

Untuk itu, jika Anda ingin mencoba investasi di bidang ini, simak dulu artikel berikut sampai habis.

Apa itu Investasi Properti?

Istilah properti mungkin sudah sering Anda dengar dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian investasi properti adalah kegiatan pembelian properti atau real estate dengan tujuan mendapat keuntungan.

Properti tersebut tidak digunakan untuk tempat tinggal, melainkan disewakan ataupun dijual kembali di masa depan.

Investasi properti dapat dilakukan oleh individu, kelompok, maupun korporasi. Dilihat dari jangka waktu investasinya, investasi ini bisa dijadikan investasi jangka pendek maupun jangka panjang.

Keuntungan Investasi Properti

Tak sedikit orang masih ragu ketika ingin berinvestasi di bidang properti. Padahal, keuntungan investasi properti bisa dibilang sangat menggiurkan.

Adapun keuntungan tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Harga Cenderung Meningkat Setiap Tahun

Keuntungan paling signifikan dari investasi di bidang properti adalah harganya cenderung naik setiap tahun, rata-rata bisa mencapai 10-20%.

Kalaupun turun, maka pembalikannya cepat, sehingga Anda tetap bisa untung. Itulah mengapa investasi di bidang properti dikatakan sebagai rendah risiko, karena pasar properti tidak terlalu fluktuatif seperti pasar saham.

2. Tidak Terpengaruh Inflasi

Keuntungan berikutnya adalah properti tidak terpengaruh oleh inflasi.

Ini dibuktikan dengan harga properti yang cenderung naik terus dengan persentase 10-20% per tahun, sedangkan inflasi di Indonesia rata-rata 3-5% per tahun.

3. Bisa Dijadikan Pendapatan Pasif

Apabila Anda memiliki dana lebih, sebaiknya segerakan untuk berinvestasi properti. Apalagi investasi ini dapat dijadikan sebagai passive income.

Anda bisa mendapatkan uang hanya dengan duduk manis sambil rebahan di rumah. Uang masuk dalam bentuk sewa, dividen, hingga royalti. Sangat cocok dijadikan persiapan masa pensiun, bukan?

4. Harga Bisa Ditentukan Sendiri

Keuntungan investasi properti lainnya adalah Anda sendiri yang menentukan harga. Anda merupakan investor atau pemilik properti, jadi bebas Anda ingin memasang harga berapa ketika menjual atau menyewakannya.

Meski begitu, Anda tetap harus riset pasar terlebih dahulu ya, jangan sampai harga yang Anda pasang terlampau jauh hingga membuat Anda rugi.

5. Tidak Perlu Dipantau Setiap Hari

Berinvestasi properti sangatlah fleksibel. Anda tidak perlu memantaunya setiap saat, tidak seperti investasi saham.

Anda tinggal membeli properti yang diinginkan, kemudian menyewakan atau menjualnya dan bisa langsung mendapat keuntungan. Aset tidak akan hilang, sehingga Anda dapat mengeceknya sesekali saja.

Baca juga: Pentingnya Jasa Pest Control atau Pengendalian Hama di Gedung

Cara Investasi Properti

Apabila Anda tertarik berinvestasi di bidang ini, kenali dulu beberapa cara investasi properti untuk pemula berikut.

1. Investasi Properti Online

Sesuai namanya, investasi berikut dilakukan secara online melalui platform khusus untuk menghubungkan property asset manager dengan calon investor.

Proses transaksi ini biasa disebut dengan crowdfunding. Pastikan Anda memilih platform investasi properti online yang terpercaya dan telah terdaftar di OJK.

2. Investasi Properti Sistem Sewa

Investasi properti dengan sistem sewa adalah cara yang populer untuk menambah penghasilan.

Contoh investasi properti ini misalnya Anda membeli rumah, apartemen, atau townhouse, kemudian menyewakannya pada orang lain untuk dijadikan tempat tinggal.

Atau Anda membeli properti ruko maupun perkantoran dan disewakan guna kepentingan komersial.

3. Bisnis Flip Properti

Metode flipping menjadi salah satu upaya mendapatkan rumah dengan modal kecil namun untung besar.

Pasalnya, Anda membeli rumah dengan harga lebih murah dari pasaran, kemudian merenovasinya untuk kemudian dijual kembali dengan harga yang jauh lebih mahal.

Model investasi semacam ini bisa dibilang investasi jangka pendek. Sebab prosesnya cepat dan dapat langsung menghasilkan keuntungan.

Tips Investasi Properti bagi Pemula

Bagi Anda yang masih awam dan ingin mencoba investasi di bidang properti, tak perlu khawatir. Berikut merupakan beberapa tips investasi properti bagi pemula yang dapat Anda coba agar untung.

Tetapi perlu diingat bahwa sebaiknya Anda tidak terburu-buru dalam mengambil langkah, ya.

1. Mencari Lokasi yang Tepat

Pemilihan lokasi dalam berinvestasi di bidang properti sangatlah berpengaruh terhadap nilai properti itu sendiri.

Pilihlah lokasi yang strategis, misalnya di kawasan perkotaan atau dekat dengan pusat keramaian.

Lokasi tersebut menjadikan harga jual properti lebih tinggi. Namun, kebutuhan akan bangunan akan selalu ada sehingga Anda tak perlu khawatir.

2. Mempersiapkan Budget

Selanjutnya setelah menentukan lokasi, Anda bisa mempersiapkan dana untuk membeli properti.

Usahakan menyiapkan dana lebih guna menanggung biaya pokok dan biaya tambahan lainnya yang menjadi kewajiban, misalnya uang muka dan angsuran.

3. Memilih Pengembang yang Terpercaya

Sebelum berinvestasi, penting bagi Anda memilih pengembang yang terpercaya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Cari tahu track record dari pengembang tersebut.

Sebaiknya Anda memilih pengembang yang sudah berpengalaman minimal 5 tahun dalam bidang properti supaya proses jual beli aman dan lancar.

Itu dia hal-hal yang perlu Anda ketahui seputar investasi di bidang properti. Bagaimana, apakah Anda tertarik?

Perlu diingat bahwa jika Anda ingin memulai berinvestasi, pastikan semuanya sudah Anda pahami dengan baik, termasuk istilah-istilah investasi, biaya apa saja yang perlu dikeluarkan, dan lain sebagainya.

Jika sudah memahami semuanya, kemudian Anda perlu mengelola properti tersebut sebaik mungkin. Untuk ini Anda bisa menggunakan aplikasi sistem manajemen properti dari Nimbus9.

Aplikasi Nimbus9 dapat membantu manajemen dalam penjadwalan patroli keamanan, cleaning checklist, pengendalian hama, dan HSE.

Selain itu, Nimbus9 juga sudah terintegrasi dengan sistem ERP sehingga memudahkan pemilik properti memantau dan mengontrol propertinya hanya melalui smartphone.

Dengan begitu, operasional perusahaan akan lebih efektif dan efisien.

Baca juga: Apa itu Tenant? Ini Pengertian, Jenis, Hak dan Kewajibannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *