Di tengah padatnya aktivitas kerja dan tingginya tingkat stres di lingkungan perkantoran, keberadaan taman menjadi elemen penting yang sering kali dianggap hanya sebagai pelengkap visual.
Keberadaan taman di gedung perkantoran memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, nyaman, dan produktif.
Selain itu, taman juga berfungsi sebagai ruang hijau yang dapat meningkatkan kualitas udara, mendukung kesehatan mental karyawan, serta menambah nilai properti.
Taman biasanya berada di halaman luar gedung, rooftop, taman indoor di lobi atau koridor, hingga vertical garden pada dinding bangunan.
Namun, bagaimana cara merawat taman di gedung perkantoran agar tetap rapi dan indah? Yuk, simak selengkapnya pada artikel berikut.
Baca Juga: Mengenal Koefisien KDB, KLB, KDH dan Cara Menghitungnya
Cara Merawat Area Taman di Gedung Perkantoran
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh pengelola gedung perkantoran dalam untuk merawat taman, antara lain sebagai berikut.
-
Pemilihan jenis tanaman

Sebelum membahas cara merawat taman lebih lanjut, pastikan jenis tanaman yang ditanam sudah sesuai dengan kondisi area gedung.Sebaiknya pilih tanaman lokal yang lebih mudah dirawat dan lebih tahan terhadap kondisi lingkungan.
-
Rutin menyiram tanaman
Menyiram tanaman perlu dilakukan untuk menjaga kelembaban tanah dan mencegah tanaman menjadi layu akibat kekurangan air.
Sebaiknya, lakukan penyiraman pada pagi atau sore hari untuk mengurangi penguapan dan sesuaikan frekuensi penyiraman terhadap kondisi cuaca.
Biasanya tanaman yang baru ditanam memerlukan lebih banyak air.
-
Pendangiran dan pemupukan

Pendangiran bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi udara, memudahkan akar menyerap nutrisi, dan menekan pertumbuhan gulma.Kedua tindakan ini idealnya dilakukan bersamaan, di mana tanah didangir sedalam 15-20 cm, pupuk ditaburkan/dibenamkan, lalu ditutup tanah kembali.
Selain itu, kegiatan ini umumnya dilakukan minimal satu bulan setelah penanaman dan diulang secara berkala agar tanaman tumbuh sehat dan subur.
-
Pengendalian hama dan penyakit
Hama dan penyakit dapat mengganggu pertumbuhan tanaman jika tidak ditangani dengan baik.
Sebaiknya lakukan inspeksi dengan mengamati perubahan pada daun, seperti warna yang tidak normal, adanya lubang, atau pertumbuhan tanaman yang tidak wajar.
Jika ditemukan serangan hama atau penyakit, gunakan pestisida berbahan organik agar tidak merusak ekosistem sekitar.
-
Pruning (pemangkasan)

Menurut buku Biologi Tanaman Hortikultura, pruning adalah kegiatan menghilangkan bagian tanaman, biasanya berupa pucuk atau cabang tanaman.Pemangkasan dilakukan untuk menjaga bentuk tanaman tetap rapi dan mendorong pertumbuhan tunas baru.
Selain itu, pruning juga membantu mencegah tanaman menjadi terlalu rimbun dan mengganggu area sekitar taman.
-
Mengganti tanaman yang rusak
Tanaman yang sudah rusak akibat terserang hama atau karena faktor lainnya membuat taman menjadi terlihat meranggas. Ada baiknya, tanaman tersebut diganti dengan tanaman yang baru dan subur.
Bisa dengan tanaman yang sama jenisnya, atau tanaman berbeda jenis agar tidak bosan. Maka sebuah taman akan kembali asri dan terlihat segar.
-
Pemeliharaan elemen hardscape

Selain tanaman, elemen hardscape seperti patung, batu hias, bangku taman, dan pot tanaman juga perlu dirawat secara rutin.Bersihkan elemen hardscape secara berkala untuk menghilangkan debu, lumut, dan noda. Gunakan bahan pembersih yang sesuai agar tidak merusak permukaan.
Pembersihan dan pengecekan ini penting untuk menjaga keamanan dan estetika area taman.
Baca Juga: Pentingnya Ruang Terbuka Hijau pada Kawasan Hunian
Dengan menerapkan langkah-langkah perawatan tersebut, pengelola gedung perkantoran dapat menjaga taman agar tetap terpelihara dengan baik, sehat, dan berfungsi optimal.
Taman yang dikelola secara profesional tidak hanya mempercantik tampilan gedung, tetapi juga menjadi ruang yang nyaman bagi penghuni maupun pengunjung.
Selain itu, di era digital saat ini pengelolaan taman tidak lagi harus dilakukan secara manual.
Teknologi dapat digunakan untuk mencatat jadwal perawatan, memantau kondisi taman, hingga membuat laporan kegiatan maintenance.
Salah satunya adalah aplikasi manajemen properti Nimbus9 yang dapat mempermudah pengelolaan taman di gedung perkantoran.
Dengan sistem pengelolaan gedung yang terintegrasi, pengelola dapat memastikan setiap aktivitas perawatan taman berjalan sesuai rencana dan terdokumentasi dengan baik.
