Beranda » Ingin Tinggal di Apartemen Tipe Loft? Ini Serba-Serbinya

Ingin Tinggal di Apartemen Tipe Loft? Ini Serba-Serbinya

Loft Adalah

Tren properti saat ini sudah semakin beragam, bahkan untuk tipe apartemen saja sudah cukup bervariasi, salah satunya loft. Apartemen tipe loft adalah apartemen yang ukurannya lebih luas setengah karena memiliki tambahan setengah lantai.

Kita tentu sering mendengar tipe apartemen studio yang populer di kalangan mahasiswa karena ukurannya cukup satu orang. 

Namun, jika Anda membutuhkan space lebih luas, maka tipe loft bisa menjadi pilihannya. Yuk simak pembahasan selengkapnya di bawah ini!

Apa itu Loft?

Secara teknis, loft adalah lantai paling atas dalam sebuah bangunan yang berada langsung di bawah atap. 

Sementara dalam tipe apartemen sendiri, loft adalah lantai terbuka yang dimanfaatkan sebagai tempat tinggal. 

Dilansir dari apartements, loft adalah salah satu jenis hunian yang dilengkapi dengan ruang tambahan berukuran setengah di atas lantai. 

Sama seperti mezanin, ruang tambahan tanpa sekat dengan jarak plafon yang cukup tinggi. Biasanya area tersebut digunakan sebagai kamar tidur.

Pada mulanya, area ini lebih sering digunakan pada sektor industri, komersial, dan lain sebagainya. 

Selain itu, apartemen tipe loft juga biasanya memiliki jendela besar untuk memberikan kesan lapang pada area tersebut.

Perbedaan Apartemen Loft dan Studio

Walaupun apartemen tipe loft dengan studio seringkali dinilai sama, namun sebenarnya keduanya memiliki sedikit perbedaan.

Perbedaan yang pertama terletak pada segi ukurannya. 

Di mana, loft adalah tipe apartemen yang jauh lebih lapang dibandingkan studio. 

Hal ini disebabkan oleh ketinggian plafon dari kedua bangunan tersebut.

Untuk apartemen tipe loft sendiri ketinggian apartemennya bisa berkisar antara 4 sama 7 meter. 

Itulah sebabnya, apartemen tipe ini bisa terlihat lebih lapang jika dibandingkan dengan studio. 

Fungsi dari kedua tipe apartemen ini juga memiliki perbedaan. 

Di mana pada studio, ruang gerak Anda akan cukup terbatas, sehingga cocok untuk pasangan yang belum memiliki buah hati.

Sementara loft adalah tipe apartemen yang cocok dihuni satu keluarga dengan satu atau bahkan dua anak. 

Sebab, di dalamnya tersedia ruang yang cukup luas, sehingga akan memudahkan mobilitas penghuninya.

Baca juga: Apa itu SOHO? Pengertian dan Bedanya dengan Rumah Kantor

Kelebihan Tinggal di Apartemen Tipe Loft

Secara sederhana, kelebihan-kelebihan dari memilih apartemen tipe loft adalah sebagai berikut.

1. Langit-Langit yang Tinggi

Apartemen tipe loft adalah jenis bangunan yang mengadaptasi model komersial, di mana umumnya memiliki ceiling tinggi sekitar 4 sampai 7 meter. 

Tentu saja hal ini membuat hunian ini berkesan lebih luas dan lapang dibandingkan lainnya.

2. Pencahayaan Matahari yang Baik

Tak hanya memiliki ceiling yang tinggi, apartemen loft juga seringkali memasang jendela berukuran besar. 

Hal ini dimaksudkan untuk membantu masuknya cahaya matahari, sehingga ruangan pun bisa nampak lebih terang di siang hari.

3. Model Terbuka dan Fleksibel

Loft adalah tipe apartemen di mana bangunannya memiliki sedikit sekat. 

Hal ini tentu bisa menonjolkan desain interior dari setiap ruang di dalam bangunan tersebut. 

Selain itu, Anda juga dapat dengan bebas berkreasi untuk menciptakan hunian yang sesuai keinginan.

4. Detail Gaya Industrial

Kelebihan lainnya dari hunian tipe loft adalah arsitektur bangunannya yang seringkali menghadirkan detail gaya industrial. 

Model ini dapat memberikan kesan rileks dan hangat dalam ruangan.

Kekurangan Tinggal di Apartemen Tipe Loft

Setelah mengetahui apa saja kelebihan dari apartemen tipe ini, selanjutnya Anda juga perlu memahami kelemahannya. 

Penjelasan mengenai kekurangan loft adalah sebagai berikut.

1. Bising dan Suara Gema

Karena bentuknya yang hanya terdiri dari satu lantai saja, tipe loft mungkin akan terasa sedikit sesak dan berisik.

Ditambah lagi dengan minimnya sekat di setiap ruangan, tentu membuat suara menyebar lebih cepat. Akan tetapi hal ini dapat diakali dengan strategi dekorasi yang tepat.

Baca juga: Superblock Adalah: Definisi dan Bedanya dengan Mixed-Use

2. Penyimpanan Terbatas

Tipe loft adalah jenis apartemen yang memiliki ceiling tinggi. Maka dari itu, peletakan rak penyimpanan atau lemari tidak bisa dilakukan sembarangan. Solusinya, Anda harus memperhatikan model dan juga tata letak dari perabotan tersebut. 

3. Peralatan yang Mahal

Konstruksi yang rumit dan jendela tinggi tentu akan memakan biaya besar ketika akan direnovasi. Selain itu, karakter dari bangunan yang unik tentu berdampak pada perabotan-perabotan yang harus disesuaikan supaya dapat mengoptimalkan keindahannya.

Tips dan Trik Dekorasi Apartemen Loft

Setelah mengetahui apa saja kelebihan serta kekurangan dari tipe apartemen ini. 

Selanjutnya kami juga akan menjelaskan bagaimana cara dan juga tips dalam mendekorasi area tersebut nantinya. 

Penjelasan mengenai tips mendesain loft adalah sebagai berikut.

1. Gunakan Material Kain

Dalam mendekorasi ruangan, manfaatkan benda dengan material kain untuk memberikan kesan lembut dan hangat.

Bahan tersebut juga dapat berfungsi untuk meredam suara akibat gema dalam ruangan. Selain itu, tambahkan lainnya seperti karpet, selimut, bantal, dan lain sebagainya.

2. Gantungkan frame Karya Seni

Ceiling dan dinding yang tinggi sangat cocok untuk meletakkan karya seni seperti lukisan, foto, atau hiasan lainnya. 

Ditambah lagi dengan adanya pencahayaan yang masuk melalui jendela akan membuat ornamen di dalam ruangan terlihat lebih mengesankan.

Itulah penjelasan mengenai apa itu apartemen tipe loft, perbedaannya dengan studio dan kelebihan serta kekurangannya jika memilih jenis unit tersebut. 

Nah, jika Anda memang menginginkan unit apartemen dengan ukuran lebih luas, maka loft bisa menjadi pilihannya!

Tinggal di apartemen memang memberikan banyak kemudahan, termasuk dalam segala utilitas dan perawatannya. 

Dan akan lebih mudah lagi jika baik pengelola maupun penyewa menggunakan aplikasi manajemen properti seperti Nimbus9.

Nimbus9 memiliki dua aplikasi utama yaitu management building dan tenant. 

Melalui management building, pengelola akan lebih mudah dalam melakukan pemantauan. 

Sementara melalui aplikasi tenant, penyewa akan dimudahkan dalam melakukan laporan atau komplain pada pengelola.

Baca juga: Pengertian Condotel dan Perbedaannya dengan Apartemen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *